KRISTOLOGI SEBAGAI FONDASI MORAL NASIONALISME INDONESIA: ANALISIS TEOLOGIS TERHADAP INTOLERANSI DAN POLITIK IDENTITAS

Authors

  • Sariyanto Sariyanto STT Jemaat Kristus Indonesia Author
  • Grasia Eunike M.P. Limat Author
  • Lismiati Kalebat Author

Keywords:

Kristologi, nasionalisme inklusif, intoleransi, politik identitas, gereja, etika publik.

Abstract

Indonesia sebagai bangsa majemuk menghadapi tantangan serius berupa intoleransi dan politik identitas yang mengancam persatuan nasional. Fenomena ini menimbulkan kesenjangan antara norma konstitusional yang menjamin kebebasan beragama dengan praktik diskriminatif di lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi Kristologi sebagai fondasi moral dalam memperkuat nasionalisme inklusif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur teologi publik, teori nasionalisme inklusif, dan analisis sosial-politik, penelitian ini menemukan bahwa Kristologi, yang menekankan kasih, solidaritas, pengorbanan, dan keadilan, dapat menjadi paradigma etis bagi kehidupan berbangsa. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran gereja melalui dialog lintas iman, advokasi kebijakan publik, dan pelayanan diakonia berkontribusi pada penguatan solidaritas nasional. Selain itu, integrasi Kristologi dengan nilai nasionalisme inklusif mampu menawarkan kerangka etis dan spiritual dalam menghadapi tantangan intoleransi, mayoritarianisme, serta globalisasi. Kesimpulannya, Kristologi bukan hanya doktrin iman internal, tetapi juga energi transformatif bagi pembangunan bangsa yang adil, damai, dan bermartabat.

Downloads

Download data is not yet available.

Additional Files

Published

2026-01-06

How to Cite

Sariyanto, S., Grasia Eunike M.P. Limat, & Lismiati Kalebat. (2026). KRISTOLOGI SEBAGAI FONDASI MORAL NASIONALISME INDONESIA: ANALISIS TEOLOGIS TERHADAP INTOLERANSI DAN POLITIK IDENTITAS. SIAP: JURNAL TEOLOGI DAN PENDIDIKAN KRISTEN, 14(1). https://journal.stjki.ac.id/index.php/journal/article/view/12